Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Skin Design:
Free Blogger Skins

Powered by Blogger

Tampilkan postingan dengan label Akhir Zaman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akhir Zaman. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 April 2009

Palestina dan Skenario Akhir Zaman

Masih ada sebagian muslim di Indonesia yang mempermasalahkan persoalan Palestina. Mereka bertanya: “Mengapa kita harus memperhatikan apa yang terjadi nun jauh di Gaza sana? Bukankah di negeri kita sendiri masih banyak masalah? Lebih baik kita urus negeri kita saja. Soal Palestina, yah biarkan saja diurus sama yang lain. Kita urus urusan kita sajalah..!!”

Benarkah sikap seperti ini?

Saudaraku, Nabi shollallahu ’alaih wa sallam telah memperingatkan kita bahwa salah satu tanda menjelang datangnya hari Kiamat ialah kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi. Suatu bentuk peperangan yang menjadi sangat unik karena Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan bahwa pada saat itu alam-pun turut berfihak kepada pasukan Islam. Pepohonan dan bebatuan pada hari itu diizinkan Allah berbicara kepada pasukan Islam. Alam akan memberitahu pasukan Islam posisi tentara Yahudi.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقَاتِلَ الْمُسْلِمُونَ الْيَهُودَ فَيَقْتُلُهُمْ الْمُسْلِمُونَ حَتَّى يَخْتَبِئَ الْيَهُودِيُّ مِنْ وَرَاءِ الْحَجَرِ وَالشَّجَرِ فَيَقُولُ الْحَجَرُ أَوْ الشَّجَرُ يَا مُسْلِمُ يَا عَبْدَ اللَّهِ هَذَا يَهُودِيٌّ خَلْفِي فَتَعَالَ فَاقْتُلْهُ إِلَّا الْغَرْقَدَ فَإِنَّهُ مِنْ شَجَرِ الْيَهُودِ

“Tidak akan terjadi Kiamat sehingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi sampai Yahudi berlindung di balik batu dan pohon lalu batu dan pohon berbicara “Hai Muslim, hai hamba Allah, ini Yahudi di belakangku, kemari, bunuhlah dia,” kecuali Ghorqod sebab ia sungguh pohon kaum Yahudi.” (HR Muslim 5203)

Artinya, berdasarkan hadits di atas bilamana kaum Muslimin sudah menjadi sadar bahwa kaum Yahudi merupakan musuh bebuyutan yang pada akhirnya harus diperangi, maka hal itu menandakan sudah dekatnya kedatangan hari Kiamat. Sedangkan peristiwa perang di Gaza kemarin jelas-jelas merupakan suatu konflik yang melibatkan kaum Yahudi di satu fihak dan kaum Muslimin di lain fihak.

Namun demikian, ada hal penting yang perlu kita catat. Dalam hadits di atas Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menyebutkan bahwa perang melawan Yahudi sebagi pertanda dekatnya hari Kiamat adalah perang yang dilancarkan oleh kaum Muslimin terhadap kaum Yahudi. Tidak ada samasekali di dalam hadits di atas isyarat bahwa yang memerangi Yahudi adalah kaum Muslimin bangsa tertentu, misalnya bangsa Palestina sendirian. Perang tersebut akan diikuti oleh segenap kaum Muslimin berlatar-belakang aneka bangsa. Sehingga pohon dan batupun tatkala memanggil tidak berkata: ”Hai orang Palestina... hai orang Mesir... hai orang Yordania... hai orang Suriah.... hai orang Arab... hai orang Malaysia... hai orang Indonesia... hai orang Melayu…” TIDAK, saudarku…! Pada saat perang ideologi itu berlangsung pohon dan batu hanya memanggil dengan satu identitas: “Hai Muslim, hai hamba Allah...”

Bila kita lihat peristiwa Gaza kemarin, maka kita menyaksikan bahwa praktis bangsa Palestina berperang melawan Yahudi sendirian. Tidak ada yang membantu mereka. Sehingga hal ini menjelaskan kepada kita mengapa pertolongan Allah dan kemenangan belum sepenuhnya berfihak kepada ummat Islam. Dan Israel bisa melenggang dengan pongahnya melakukan genosida yang begitu keji.

Maka saudaraku, di sinilah munculnya kewajiban bagi kita untuk terlibat menunjukkan solidaritas terhadap apa yang menimpa saudara-saudara kita di sana. Sebab bila kita tidak memiliki kepedulian akan apa yang menimpa mereka, maka Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengancam bahwa kita tidak akan dianggap sebagai bagian dari komunitas ummat Islam..!!

من لم يهتم بأمر المسلمين فليس منهم

“Barangsiapa tidak peduli dengan urusan kaum Muslimin, maka ia tidak termasuk ke dalam golongan mereka.” (HR Thabrani 7686)

Kita dewasa ini memang sangat tidak berdaya. Kita hanya sanggup menonton di layar kaca pembantaian yang terjadi atas saudara-saudara kita di Gaza. Paling jauh kita hanya bisa berdoa, menangis, mengirim dana, obat-obatan, makanan, pakaian, menulis artikel, mengirim tim medis, jurnalis dan aktifis kemanusiaan. Tapi satu hal yang pasti, kita samasekali tidak memiliki izin, peluang dan kesanggupan untuk turut serta berjihad bahu membahu bersama para pejuang Hamas dan pejuang Palestina faksi lainnya.

Hal ini menandakan bahwa sesungguhnya perang di Gaza kemarin belum merupakan perang sebagaimana Nabi shollallahu ’alaih wa sallam isyaratkan di dalam hadits di atas. Perang di Gaza baru melibatkan sebagian ummat Islam dari satu bangsa tertetnu. Ia belum menjadi perang yang melibatkan segenap kaum Muslimin dari berbagai bangsa dan penjuru dunia. Padahal fihak Israel sudah sampai ke tahap melibatkan Yahudi dari berbagai latar belakang bangsa dan penjuru dunia. Ini jelas belum menunjukkan keseimbangan perlawanan. Padahal Israel sudah mempersiapkan seluruh warganya dengan digencarkannya megaproyek penghijauan berupa penanaman pohon Ghorqod sebanyak-banyaknya...!!! Kadangkala, mereka lebih memahami hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallam kita daripada sebagian kita sendiri.

Jangankan perang kemarin melibatkan kaum Muslimin dari berbagai bangsa dan penjuru dunia, bahkan kalangan pemerintah Arab negara tetangga Gaza saja ada yang malah berkolaborasi dengan Israel..!! Kita saksikan bahwa kesatuan faksi-faksi Palestina sulit disatukan, terutama antara Hamas dan Fatah, bukan karena sembarang sebab. Tetapi harus diakui bahwa sebagian pemimpin Fatah, terutama yang dewasa ini memegang posisi formal dalam lembaga Otoritas Palestina, memang memiliki hubungan yang sedemikian akrab dengan pemerintah zalim Israel sehingga mau tidak mau kesan yang muncul adalah mereka berkolaborasi dengan musuh. Repotnya lagi, fihak Hamas memiliki bukti-bukti kuat yang membenarkan munculnya kesan tadi.

Maka saudaraku, kasus Gaza setidaknya semakin menyadarkan dunia umumnya, ummat Islam khususnya, bahwa memerangi bangsa Yahudi menuntut kita semua untuk berada dalam kesatuan barisan Mujahidin fi sabilillah. Dan kita cukup optimis bahwa walaupun kali ini warga Gaza sendirian menghadapi kekuatan militer Yahudi Zionis Israel, setidaknya telah terjadi penyadaran dan pengkondisian kepada sebagian besar Ummat Islam bahwa bukanlah ikatan kebangsaan Palestina yang bisa menyelesaikan problema kezaliman penjajah Israel. Bukan pula ikatan ke-Arab-an. Tetapi memang haruslah wujud suatu semangat dan network ke-Islaman untuk menuntaskan masalah ini. Sebab masalah ini pada hakikatnya merupakan konflik abadi antara pembela Kebenaran versus pembela Kebatilan. Pasukan Islam merupakan representasi dari ahlul-haq alias Hizbullah sedangkan pasukan Yahudi merupakan representasi dari ahlul-batil alias Hizbusy-Syaithan. Wallahua’lam bish-showwab.-

Sumber: http://www.eramuslim.com/



Selasa, 07 April 2009

Penelitian Tentang Bangsa Maya, Kiamat 2012 oleh William Hart dalam Ilmu Science

Artikel ini ditulis oleh william hart berdasarkan penelitian tentang kalender suku maya, keakuratannya dan hal2 yang berhubungan dengan gejala alam yang terjadi akhir2 ini.

Dalam artikel yang dimuat di awal 2004, aku menekankan bahwa kita saat ini berada di putaran matahari terakhir. Periode putaran terakhir ini berlangsung selama 8 tahun, mulai 2004-2012, dan kuberi nama “The Portal”.

Artikelku dilandasi oleh penelitian terhadap kalender suku Maya, yang sudah kulakukan selama 27 tahun. Dalam system kalender Maya, aku mengamati siklus bintik matahari, Transit planet Venus dan kaitannya dengan bencana alam yang terjadi.

Rangkaian akhir penelitian tersebut belum kutemukan, sampai di tahun 2002. Di tahun itu, aku sadar..tahun 2012 yang katanya, merupakan tahun terakhir dalam kalender suku Indian Maya, juga merupakan titik puncak pergerakan matahari dan transit kedua Planet Venus.

Penelitian intensifku terhadap bintik matahari menunjukkan bahwa pergerakan bintik tersebut selama 11 tahun memiliki dampak besar bagi umat manusia. Percaya atau tidak, tapi hal-hal yang terjadi, seperti : perang, bencana alam, sampai pergerakan bursa saham, bergerak sesuai dengan arah bintik matahari!

Bintik Matahari

Banyak peneliti independent lainnya berkesimpulan sama denganku. Tapi, tak ada yang menyadari, kaitan kalender suku Indian Maya mengenai tahun 2012 dengan pergerakan transit Planet Venus dan bintik matahari. Ketiganya berhubungan! Inilah alasan kenapa ada istilah “Solar Priest”, dan inilah dasar dari ilmu sains jaman dulu.

Sebenarnya, pemahaman orang Maya tentang sains sangat baik. Menurut Indian Maya, kalender merupakan sebuah siklus yang diberi nama “Siklus Abad Matahari” yang berlangsung selama 5125 tahun. Menurut orang Maya, kita kini berada di akhir periode matahari kelima.

Saat aku mencocokkan masa transit Planet Venus pada kalender kita, aku terkejut. Ternyata orang-orang jaman dulu sangat memahami siklus periodic, dan aktivitas astronomic yang baru ditelaah bangsa Barat 300 tahun yang lalu.

Apakah cuma berdasar kebetulan, kalau mereka mengatakan bahwa tahun 2012 adalah akhir dari system kalender tersebut? Pertanyaan inilah yang membuatku menyelidiki catatan sejarah untuk melihat apakah ada kaitan antara transitnya Planet Venus dan bencana alam di bumi.

Venus

Apa yang kudapat, membuatku terkejut. Penemuanku ini, adalah jawaban dari berbagai misteri yang menjadi tanda tanya bagi banyak peneliti selama ini. Aku takjub saat menemukan, bahwa periode transit Venus pernah terjadi di tahun 1518-1526.

Dan, dalam kurun waktu tersebut, seorang lelaki bernama Hernan Cortez memimpin 300 tentara Spanyol untuk menduduki Meksiko. Sulit membayangkan, bagaimana 300 orang bisa menaklukkan Kerajaan Aztec yang sangat kuat dan memiliki pertahanan militer hebat. Tetapi itu terjadi.

Kemenangan Spanyol ini, mungkin terkait ramalan kuno yang dipercaya para pemimpin kuil. Yaitu mengenai kembalinya Dewa Quetzacoatl di tahun 1 Reed (1518). Dewa tersebut memiliki hubungan erat dengan Planet Venus.

Quetzacoatl digambarkan sebagai laki-laki berkulit putih, berjenggot dan datang ke Meksiko kuno untuk mendidik masyarakat yang terbelakang, menjadi beradab. Ramalan ini mungkin terdengar seperti omong kosong bagi kita. Tapi, bagi bangsa Aztec saat itu, ketika ada perahu muncul di perairan Yucatan, Raja Montezuma begitu ketakutan, sampai-sampai tak bisa berpikir jernih.

Hal ini tercatat dalam sejarah, meski secara logika tak masuk akal. Andai bangsa Aztec tidak percaya pada ramalan ini, maka ke 300 pasukan Spanyol yang datang bisa mereka hancurkan dengan mudah. Kenapa bangsa Aztec bisa terjebak dalam ketakutan yang dalam? Setelah kupelajari, ternyata sebelum Cortez datang, terjadi bencana meletusnya Gunung Popocateptyl.

Di samping itu, sejumlah aktivitas paranormal juga terjadi di sana, seperti penampakan UFO dan banjir besar yang mendadak melanda ibu kota mereka.
Para pemimpin spiritual Aztec telah meramalkan akhir peradaban bangsa pembangun pyramid tersebut, yang kemudian direalisasikan oleh kedatangan Cortez, bertepatan dengan periode kedua transitnya Planet Venus, di tahun 1526.

Ramalan tentang tahun 2012 memiliki berbagai makna penting, setelah aku menjalankan penelitian ini. Periode transit Planet Venus berikutnya adalah tahun 1631-1639. Dan yang membuatku terkejut adalah, untuk pertama kalinya, setelah periode transit tersebut, bintik matahari menghilang selama 70 tahun.

Dan periode ini dikenal sebagai “zaman es kecil”. Setelah itu, bintik matahari muncul lagi di tahun 1720, dan aktivitas matahari meningkat, hingga mencapai puncaknya, yaitu di tahun 1960.

Kini, semuanya semakin dramatis. Jika orang-orang Indian Maya itu tepat, maka…akan ada semacam ledakan matahari yang mencapai puncaknya di tahun 2012, di mana siklus bintik matahari akan mencapai puncaknya secara bersamaan dengan transitnya Planet Venus. Aku kemudian mengumpulkan berbagai data bencana alam, mulai dari tahun 1900 hingga sekarang.

Dan hasil pengamatanku, sangat menakutkan : jumlah, frekuensi dan kekuatan bencana alam, mulai dari gempa, letusan gunung hingga badai meningkat pesat sejak tahun 1960.

Para ilmuwan berusaha menyembunyikan kenyataan ini dari masyarakat luas, dengan memusatkan perhatian kita pada “data rata-rata “ (average) saja, bukan data pertambahan jumlah bencana alam katastrofik .

Statistik yang diterbitkan dibuat sehalus mungkin, supaya tidak menakutkan, jadi hanya menampilkan jumlah rata-rata saja. Hal ini bertujuan untuk menutupi fakta bahwa jumlah kejadian bencana alam seperti aktivitas vulkanik, gempa, badai dan gejala alam lainnya,sesungguhnya meningkat tajam selama 45 tahun terakhir!

Apa yang menyebabkan para ilmuwan tidak transparan? Seolah-olah mereka membiarkan masyarakat luas “terlena”……!!! Ada apa sesungguhnya???

Rutinitas kesibukan dan berbagai problematika hidup, membuat kita nggak menyadari, bahwa sesungguhnya..di sekitar kita, perubahan-perubahan mulai terjadi. Kalau bencana itu bukan bencana besar, biasanya kita nggak menyadarinya.

Yang ingin saya tegaskan di sini adalah, para pemimpin bangsa Maya ribuan tahun lalu sudah mengetahui, bahwa pergerakan matahaari, saat memasuki periode ini, mengakibatkan peningkatan tajam pada jumlah bencana alam.

Matahari sesungguhnya merupakan semacam dynamo elektromagnetik yang mempengaruhi biosfir bumi. Jadi, akivitas matahari pasti berdampak pada planet bumi, sekecil apapun itu.

Sekarang, ayo kita melihat data yang ada! Di abad ke 19, jumlah gempa bumi yang tercatat ada 2119 kejadian, di seluruh dunia. Dan laporan statistic gempa tahun 1970 di Amerika, mencatat 4139 kejadian. Ini di Amerika saja. Bandingkan peningkatannya!

Dan, jumlah gempa terbanyak mulai bermunculan sejak tahun 1960. Menurut catatan, gempa terbesar saat itu terjadi di Chili. Bersamaan dengan ini, berbagai bencana lainnya susul menyusul, seperti : letusan gunung berapi skala besar, badai, topan dan angin putting beliung.

Pada tahun 1990, Gunung Popocatpetyl meletus, setelah selama berabad-abad tertidur. Dan beberapa gunung di Meksiko juga meletus tak lama setelahnya. Di abad 19, jumlah letusan gunung berapi bisa dihitung dengan jari. Tapi semenjak tahun 1960, letusan gunung berapi mulai bermunculan. Berikut, catatan daftar bencana badai tornado per decade :

Badai Tornado


Periode 1950an, ada 4796 kejadian
Periode 1960an, ada 6813 kejadian
Periode 1970an, ada 8580 kejadian
Periode 1980an, ada 8196 kejadian
Periode 1990an sampai hari ini, lebih dari 10.000 kejadian!!

Pada tiap decade, pertambahan jumlah tornado dahsyat semakin tinggi. Ada 13 kasus tornado di tahun 1996, dan 28 kasus di tahun 1998. Menurut laporan UNISDR (United Nastions Disaster Reduction Agency) terbitan 17 September 2004, bencana alam meningkat tajam jumlahnya, dengan skala global. Pada tahun 2003, sebanyak 254 juta orang terkena dampak berbagai bencana alam yang terjadi. Dan jumlah kasusnya, 3 kali lipat dari tahun 1990.

Menurut statistic milik Pusat Riset Epidemiologi Bencana Alam di Universitas Louvain, Belgia, selama satu decade terakhir, pertambahan jumlah korban bencana alam sangat pesat.

Kesimpulan ini sejalan dengan pernyataan dari Zurich Re, perusahaan asuransi terbesar dunia, yang mengatakan bahwa “sejak tahun 1960, bencana alam bagaikan industri yang perkembangannya begitu pesat.”

Para ilmuwan kita baru saja menemukan fakta yang telah diketahui oleh para ilmuwan kuno, ribuan tahun yang lalu, bahwa bumi harus melalui siklus periodic yang menyebabkan kejadian bencana alam meningkat pesat.

Namun, para ilmuwan kita belum menyadari bahwa siklus ini dipengaruhi fluktuasi bintik matahari. Inilah inti dari pengetahuan yang dimiliki para ilmuwan kuno. Jangan salah paham dulu, aku belum menyimpulkan apa-apa, dan tidak membuat klaim apapun.

Sejauh pengamatanku, system pengamatan bintik matahari ini sudah dikembangkan sejak lama. Dan aku berharap, berbagai kejadian yang melanda planet kita ini, bisa membuat semua orang menyadarinya. Saat ini, kita semua sedang menghitung mundur ke tahun 2012, dan bumi makin bergejolak, luapan gas panas, banjir, longsor, lahar dan letusan gunung terjadi di mana-mana.

Saya pernah membuat beberapa prediksi mengenai pemahaman ini. Saya pernah menegaskan, bahwa kita semua akan mulai merasakan akselerasi pertambahan bencana alam, saat transit planet Venus tahap pertama dimulai, yaitu tahun 2004. Ini berarti, kita sudah masuk di Era Portal, dan apa maksudnya?

Lihat saja, jumlah aktivitas vulkanik meningkat tajam. Semuanya dimulai pada tanggal 22 Juni 2004, saat Gunung Ijen di Jawa, Indonesia, tiba-tiba aktif. Kemudian tanggal 29 Juni, gunung Bezymianny di Rusia meletus. Di Juli 2004, tercatat 8 gunung susul menyusul meletus di seluruh dunia, mulai dari Jepang, Amerika Tengah, sampai Indonesia.

Bulan Agustus, letusan kembali terjadi di kawasan selatan Samudera Atlantik, Papua Nugini dan IndonesiaKondisi ini bukanlah aktivitas vulkanik normal. Tak mungkin bisa susul menyusul secepat itu. Kejadian vulkanik semakin intens di bulan September 2004.

Ada 15 gunung tercatat aktif dengan aktivitas vulkanik yang mengakibatkan gempa skala sedang. Di bulan September 2004, Gunung Aetna di Itali, Mauna Loa di Hawaii dan Gunung Kiki di Jepang secara bersamaan aktif, disusul gunung-gunung yang ada di Kolombia, Alaska, Indonesia, Kongo dan Rusia. Pada tanggal 5 Oktober 2004, tercatat 10 gunung bersamaan kembali aktif, seiring meletusnya Gunung St.Helens.

Gempa dan Letusan gunung berapi skala besar terus menunjukkan pertambahan, pada setiap decade :

Aktivitas Vulkanik tahun 2004 ( Periode Bulan Juni-Oct 8, 2004)


June 10 — Kamchatka Peninsula, Russia - 6.9M
June 28 — Illinois — 4.2M
June 28 – Selatan Timur Alaska — 6.8M
July 01 – Timur Turkey — 5.2M
July 24 – Selatan Sumatra Indonesia — 7.3M
September 05 – Pantai Selatan Barat Honshu, Jepang — 7.2M
September 05 – Pantai Selatan Honshu, Jepang — 7.4M
September 28 — California — 6.0M
October 08 – Kepulauan Solomon — 6.8M
October 08 — Mindoro, Filipina — 6.5M
October 09 – Dekat pantai Nicaragua — 6.

Jika kita mundur ke 5-6 dekade lalu, maka tingkat aktivitas vulkanik dan gempa jauh lebih kecil dibandingkan data ini. Hal ini membuktikan, adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang pesat sejak tahun 1960.

Semua ini sesuai dengan prediksi para Pemuka bangsa Maya. Peningkatan berbagai bencana alam dan aktivitas vulkanik mencapai titik puncaknya antara tahun 2010 hingga 2012. Apakah ini berarti dunia akan berakhir?? Apakah ini berarti, punahnya kehidupan??

Prediksi Indian Maya tentang 2012 tidak menyebutkan tentang punahnya kehidupan, tapi, bagi mereka, 2012 adalah AKHIR dari siklus periode 5000 tahun tersebut. Kita semua telah menjadi saksi ganasnya bencana alam yang terjadi di seluruh dunia dan perubahan-perubahan iklim yang dramatis.

Maksud tulisanku, bukanlah menciptakan kepanikan, atau ketakutan. Kita harus menggunakan pengetahuan kuno ini untuk mempersiapkan diri menghadapi era kekacauan yang sedang kita jelang. Perubahan-perubahan sudah terjadi. Mulai sekarang, perhatikanlah alam lebih seksama.

Sadarkah Anda, bahwa para ilmuwan kita sepanjang decade ini begitu intens mempelajari, memantau dan berusaha mengembangkan formula untuk memprediksi bencana alam, seperti gempa, letusan gunung, badai dan lain-lainnya? Ada satu kepanikan di kalangan para ilmuwan geologi yang tak disadari oleh masyarakat umum. Apa yang sesungguhnya sedang terjadi?

Para ilmuwan ini tahu, sesuatu yang dahsyat akan terjadi. Para ahli fisika gempar ketika menyadari matahari mendadak mengalami rangkaian ledakan dan badai. Hal ini tak diduga, karena sepanjang tahun 1999 hingga 2001, kita sudah melalui periode siklus bintik matahari. Biasanya, sesudah siklus, matahari mengalami saat tenang. Tapi, ini tak terjadi! Malah aktivitasnya semakin bergolak.

Apa yang sesungguhnya terjadi, tak bisa diperkirakan secara akurat.
Pada tanggal 26 Desember 2004, satu dari empat gempa terbesar yang melanda planet ini terjadi, yaitu gempa berkekuatan 9 skala Richter, yang mengakibatkan gelombang tsunami dahsyat di Samudera Hindia. Sampai hari ini, aktivitas vulkanik di seluruh dunia tercatat masih tinggi.

Sumber : http://xeno-world.blogspot.com/2009/02/penelitian-bangsa-mayan-mengenai-2012.html

Foto :
http://boedijaeni.files.wordpress.com
http://metempyrion.org
http://www.detikinet.com
http://irfan6undar.files.wordpress.com
http://2.bp.blogspot.com/



Kamis, 05 Maret 2009

TANDA-TANDA KEDATANGAN AL-MAHDI

Perang Iran-Irak

Akan ada huru hara di bulan Syawal (bulan kesepuluh dalam kalender Hijriyah), pembicaraan tentang perang di bulan Dzulqa’dah (bulan kesebelas dalam kalender Hijriyah) dan pecahnya perang di bulan Dzulhijjah (bulan kedua belas). (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn ‘Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat’is-saat, hal. 166)

Tiga bulan yang dimaksudkan dalam hadits ini kebetulan bertepatan dengan bulan-bulan berkecamuknya Perang Iran Irak. Pemberontakan pertama atas Shah Iran berlangsung pada 5 Syawal 1398 (8 September 1976), seperti yang ditunjukkan oleh hadits ini, dan perang meletus antara Iran dan Irak pada bulan Dzulhijjah 1400 (Oktober 1980).

Hadits lain menjelaskan keterangan perang ini sebagai berikut:
Sebuah bangsa/suku akan datang dari arah Persia, dengan menyeru, “Kamu bangsa Arab! Kamu begitu bersemangat! Apabila Kamu tidak memberi hak mereka yang sebenarnya, tidak satu pun akan bersekutu denganmu … Hak itu harus diberikan kepada mereka satu hari dan kepadamu pada hari berikutnya, dan janji-janji kerja sama harus ditepati…! Mereka akan berangkat ke Mutekh; umat Islam akan turun ke lembah itu … Orang-orang musyrik akan berdiri di sana di tepi sebuah sungai hitam (Rakabeh) di sisi lain. Akan ada perang di antara mereka. Allah akan mencabut kedua pasukan itu dari kemenangan … (Al Barzeenji, Signs of the Judgment Day, p. 179)

- Bangsa yang datang dari arah Persia: bangsa yang datang dari wilayah Iran
- Persia: Iran, orang-orang Iran
- Turun ke lembah: Lembah, Lembah Iran
- Mutekh: Nama sebuah gunung di wilayah itu
- Rakabeh: Wilayah tempat sumur-sumur minyak terpusat

Hadits ini menarik perhatian karena pecahnya perselisihan rasial yang akan menyebabkan kedua belah pihak turun ke lembah (Lembah Iran) dan terjadinya perang. Kemudian, seperti yang dicatat di hadits ini, Perang Iran Irak berlangsung selama 8 tahun, dan walaupun ribuan korban telah berjatuhan, tetapi tidak satu pun pihak dapat menyatakan kemenangan atau keunggulan yang mutlak.

Berhentinya aliran sungai Eufrat

Berhentinya dan terganggunya aliran sungai Eufrat merupakan salah satu tanda kedatangan Al Mahdi.
Segera sungai Eufrat akan memperlihatkan kekayaan (gunung) emas, maka siapa pun yang berada pada waktu itu tidak akan dapat mengambil apa pun darinya. (HR Bukhari)

Sungai itu (Eufrat) akan memperlihatkan sebuah gunung emas (di bawah sungai itu). (Abu Daud)

Berbagai buku hadits menyebutkan kedua peristiwa ini. Al-Suyuti menyebutkan hadits ini sebagai ‘berhentinya air.’ Sebenarnya Bendungan Keban telah menghentikan aliran air sungai ini. Tanah sekitarnya telah menjadi sama nilainya dengan emas karena berbagai alasan, seperti dihasilkannya aliran listrik dan begitu suburnya tanah pertanian melalui fasilitas irigasi dan transportasi sejak bendungan itu dibuat. Bendungan ini menyerupai gunung betun, dan kekayaannya senilai emas yang keluar dari sungai itu. Oleh karena itu, dam ini menyerupai sifat-sifat ‘gunung emas’ (Allah-lah Yang Maha Tahu).

Gerhana bulan dan matahari di bulan Ramadhan

Ada dua tanda untuk kedatangan Al Mahdi … Yang pertama adalah gerhana bulan di malam pertama Ramadhan, dan kedua adalah gerhana matahari di pertengahan bulan ini. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 47)

Akan ada dua gerhana matahari di bulan Ramadhan sebelum kedatangan Al Mahdi. (Mukhtasar Tazkirah Qurtubi)

… Gerhana matahari di pertengahan bulan Ramadhan dan gerhana bulan di akhirnya …. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, h. 37)

Telah sampai kepadaku bahwa sebelum Al Mahdi datang bulan akan gerhana dua kali di bulan Ramadhan (Diriwayatkan oleh by Abu Nu’aym in al-Fitan)

Yang menarik di sini adalah, tidak mungkin akan ada dua gerhana matahari dan gerhana bulan dalam satu bulan. Hal ini tidak dapat terjadi pada keadaan biasa. Akan tetapi, sebagian besar tanda-tanda Hari Akhir merupakan peristiwa-peristiwa yang dapat dijangkau dan diwujudkan oleh pikiran manusia, dan tergantung pada alasan tertentu.

Apabila peristiwa-peristiwa ini dianalisis lebih lanjut, sejumlah perbedaan menjadi jelas. Yang terbaik dilakukan dalam keadaan seperti ini adalah menentukan hal-hal yang menjadi kesepakatan. Dugaan yang ada adalah sebagai berikut: akan ada gerhana matahari dan bulan selama bulan Ramadhan. Keduanya akan berjarak sekitar 14-15 hari dan gerhana-gerhana ini akan berulang dua kali.

Sejalan dengan perhitungan ini, ada sebuah gerhana bulan pada tahun 1981 (tahun Hijriyah 1401) pada hari ke-15 bulan Ramadhan dan gerhana bulan pada hari ke-29 pada bulan tersebut. Ada pula sebuah gerhana bulan “kedua” pada tahun 1982 (tahun Hijriyah 1402) pada hari ke-14 bulan Ramadhan dan gerhana matahari pada hari ke-28 pada bulan tersebut.

Ini juga penting, terutama karena dalam contoh khusus ini, akan ada sebuah gerhana bulan penuh di pertengahan bulan Ramadhan, sebuah ramalan yang paling mendekati kebenaran.
Kejadian peristiwa-peristiwa ini selama kurun waktu yang sama bertepatan dengan tanda-tanda kedatangan Al Mahdi. Hal tersebut, beserta kejadian ulangannya yang menakjubkan di permulaan abad keempat belas Hijriah selama dua tahun berturut-turut (1401-02), menjadikan kejadian-kejadian ini mungkin adalah tanda-tanda yang disebutkan oleh hadits.

Munculnya sebuah komet

Sebuah bintang dengan ekor bercahaya akan muncul dari Timur sebelum munculnya Al Mahdi. (Ka’b al-Ahbar)

Sebuah komet akan muncul di Timur dengan mengeluarkan cahaya sebelum tiba. (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 53)

Munculnya bintang itu akan terjadi setelah gerhana matahari dan bulan. (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 32).

Seperti yang disebutkan oleh sejumlah hadits,
Pada tahun 1986 (1406 Hijriyah), komet Halley melintasi bumi. Komet ini merupakan sebuah bintang terang bersinar yang melintas dari Timur ke Barat. Ini terjadi setelah gerhana matahari dan bulan pada tahun 1981 dan 1982 (1401-1402 Hijriyah).
Kejadian munculnya bintang ini dengan tanda-tanda lain kemunculan Al Mahdi menunjukkan bahwa komet Halley adalah bintang seperti yang dimaksudkan di hadits ini.

Sumber: hotarticle.org



Imam Mahdi

Sungguh, bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka Allah SWT akan mengutus seorang laki-laki yang berasal dari umatku, namanya seperti namaku, dan nama bapaknya seperti nama bapakku (Muhammad bin Abdullah). Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Di waktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tidak akan menahan sedikit pun dari tanaman-tanamannya. Maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 tahun, atau 8 tahun, atau 9 tahun. [HR. Thabrani]

Imam Mahdi sebenarnya adalah sebuah nama gelar sebagaimana halnya dengan gelar khalifah, amirul mukminin dan sebagainya. Imam Mahdi dapat diartikan secara bebas bermakna “Pemimpin yang telah diberi petunjuk”. Dalam bahasa Arab, kata Imam berarti “pemimpin”, sedangkan Mahdi berarti “orang yang mendapat petunjuk”. Nama Imam Mahdi sebenarnya seperti yang disebutkan dalam hadits di atas, ia bernama Muhammad (seperti nama Nabi Muhammad), nama ayahnya pun sama seperti nama ayah Nabi Muhammad SAW yaitu Abdullah. Nama Imam Mahdi sama persis dengan Rasulullah SAW yaitu Muhammad bin Abdullah.

Diantara ciri-ciri beliau adalah seperti tersebut dalam hadits:

Al-Mahdi berasal dari umatku, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Ia akan memenuhi bumi ini dengan keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi ini) sebelum itu dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan, dan ia (umur kekhalifahan) berumur tujuh tahun. [HR. Abu Dawud dan al-Hakim]

Al-Mahdi berasal dari umatku, dari keturunan anak cucuku. [HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan al-Hakim]

Pada akhir zaman akan muncul seorang khalifah yang berasal dari umatku, yang akan melimpahkan harta kekayaan selimpah-limpahnya. Dan ia sama sekali tidak akan menghitung-hitungnya. [HR. Muslim dan Ahmad]

Jadi, Imam Mahdi itu bernama Muhammad bin Abdullah, termasuk ummat Nabi Muhammad, bahkan dari keturunan beliau SAW, berkening lebar, berhidung panjang dan mancung. Dan beliau akan memimpin ummat serta memenuhi bumi dengan keadilan dan kemakmuran. Beliau memimpin ummat Islam selama 7 tahun. Maka pahamilah hal ini, wahai mereka yang tidak percaya akan adanya Imam Mahdi! Nabimu sendiri telah menyebutkan ciri-ciri fisiknya.

Dibai’atnya Imam Mahdi

Kemunculan Imam Mahdi bukan karena kemauan Imam Mahdi itu sendiri melainkan karena takdir Allah yang pasti berlaku. Bahkan Imam Mahdi sendiri tidak menyadari bahwa dirinya adalah Imam Mahdi melainkan setelah Allah SWT mengislahkannya (mempersiapkan dirinya) dalam suatu malam, seperti yang dikatakan dalam sebuah hadits berikut:

Al-Mahdi berasal dari umatku, yang akan diislahkan oleh Allah dalam satu malam. [HR. Ahmad dan Ibnu Majah]

Dibai’atnya Imam Mahdi akan di dahului oleh beberapa tanda-tanda sebagaimana yang disebutkan dalam beberapa hadits berikut:

Aisyah Ummul Mukminin RA telah berkata: Pada suatu hari tubuh Rasulullah SAW bergetar dalam tidurnya. Lalu kami bertanya, ‘Mengapa engkau melakukan sesuatu yang belum pernah engkau lakukan wahai Rasulullah?’ Rasulullah SAW menjawab, ‘Akan terjadi suatu keanehan, yaitu bahwa sekelompok orang dari umatku akan berangkat menuju baitullah (Ka’bah) untuk memburu seorang laki-laki Quraisy yang pergi mengungsi ke Ka’bah. Sehingga apabila orang-orang tersebut telah sampai ke padang pasir, maka mereka ditelan bumi.’ Kemudian kami bertanya, ‘Bukankah di jalan padang pasir itu terdapat bermacam-macam orang?’ Beliau menjawab, ‘Benar, di antara mereka yang ditelan bumi tersebut ada yang sengaja pergi untuk berperang, dan ada pula yang dipaksa untuk berperang, serta ada pula orang yang sedang berada dalam suatu perjalanan, akan tetapi mereka binasa dalam satu waktu dan tempat yang sama. Sedangkan mereka berasal dari arah (niat) yang berbeda-beda. Kemudian Allah SWT akan membangkitkan mereka pada hari berbangkit, menurut niat mereka masing-masing. [HR. Bukhary, Muslim]

Sungguh, Baitullah ini akan diserang oleh suatu pasukan, sehingga apabila pasukan tersebut telah sampai pada sebuah padang pasir, maka bagian tengah pasukan itu ditelan bumi. Maka berteriaklah pasukan bagian depan kepada pasukan bagian belakang, dimana kemudian semua mereka ditenggelamkan bumi dan tidak ada yang tersisa, kecuali seseorang yang selamat, yang akan mengabarkan tentang kejadian yang menimpa mereka. [HR. Muslim, Ahmad, Nasai, dan Ibnu Majah]

Suatu pasukan dari umatku akan datang dari arah negeri Syam (Palestina) ke Baitullah (Ka’bah) untuk mengejar seorang laki-laki yang akan dijaga Allah dari mereka. [HR. Ahmad]

Akan dibaiat seorang laki-laki antara makam Ibrahim dengan sudut Ka’bah. [HR. Ahmad, Abu Dawud]

Kepemimpinan Imam Mahdi

Dalam hadits yang disebutkan di atas Imam Mahdi akan memimpin selama 7 atau 8 atau 9 tahun. Semasa kepemimpinannya Imam Mahdi akan membawa kaum muslimin untuk memerangi kezhaliman, hinga satu demi satu kezhaliman akan tumbang takluk dibawah kekuasaanya.

Kemenangan demi kemenangan yang diraih Imam Mahdi dan pasukannya akan membuat murka Raja Kezhaliman (Dajjal) sehingga membuat Dajjal keluar dari persembunyiannya dan berusaha membunuh Imam Mahdi beserta pengikutnya.

Kekuasaan dan kehebatan Dajjal bukanlah lawan tanding Imam Mahdi. Oleh karena itu, sesuai dengan takdir Allah, maka Allah SWT akan menurunkan Nabi Isa dari langit yang bertugas membunuh Dajjal. Imam Mahdi dan Nabi Isa akan bersama-sama memerangi Dajjal dan pengikutnya, hingga Dajjal mati ditombak oleh Nabi Isa di “pintu Lod” dalam kompleks Al-Aqsa.

Turunnya Nabi Isa

Dari Abu Hurairah, katanya Rasulullah s.a.w bersabda: “Sudah dekat masanya turun kepada kamu Ibnu Maryam menjadi hakim yang adil, yang akan membunuh Dajal, membunuh babi, menghancurkan salib dan menghapuskan cukai kerana harta ketika itu melimpah ruah. Ketika itu nanti manusia hanya sujud kepada Allah Tuhan sekalian alam.”

Ummu Syuraik bertanya kepaad Rasulullah s.a.w tentang hari Dajal: “Ya Rasulullah, ke mana orang-orang Arab ketika itu?” Rasulullah s.a.w menjawab: “Jumlah mereka pada waktu itu terlalu sedikit. Mereka lari ke Baitul Maqdis menjumpai Imam mereka, seorang lelaki sholih (Imam Mahdi).

Jabir bin Abdullah berkata, “Saya mendengarkan Rasulullah bersabda, ‘Umatku tidak akan berhenti berperang untuk membela yang benar hingga datang hari kiamat’. Rasulullah lalu bersabda, ‘Kemudian, turunlah Isa bin Maryam dan pemimpin mereka berkata, ‘Ke sinilah dan pimpinlah kami dalam sembahyang’, namun dia akan berkata, ‘Tidak! Sebab sebagian kalian adalah pemimpin untuk sebagian yang lain, sebagai penghormatan Allah terhadap umat ini’” [HR Muslim]

Nabi Isa akan turun ketika Imam Mahdi telah siap memimpin shalat Shubuh di Masjidil Aqsha. Melihat kedatangan beliau as, Imam Mahdi mempersilahkan beliau as untuk menjadi Imam. Namun Nabi Isa as lebih suka menjadi ma`mum dari ummat Nabi Muhammad SAW.

Abu Hurairah (ra) meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda, “Tidak ada seorang nabi pun antara saya dan Isa. Sesungguhnya, dia akan turun ke bumi. Maka jika kalian melihatnya, kenalilah dia. Dia adalah seorang laki-laki dengan ukuran sedang, berkulit putih kemerah-merahan. Dia memakai dua baju kuning terang. Kepalanya seakan-akan ada air yang mengalir walaupun sebenarnya ia tidak basah. Dia akan berperang melawan manusia untuk membela Islam. Dia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapuskan jizyah. Allah akan menghapuskan semua agama di zamannya kecuali Islam. Isa akan membunuh Dajjal dan dia akan hidup di bumi selama empat puluh tahun dan kemudian dia meninggal. Kaum muslimin akan menyembahyangkan jenazahnya”. [Abu Dawud]

Menurut Ibnu Katsir, Nabi Isa diangkat pada usia 33 tahun. Dan beliau as akan turun kembali, dan menetap di bumi selama 7 tahun lagi, lalu wafat. Sehingga Nabi Isa as tinggal di bumi selama 40 tahun lamanya, yaitu 33 tahun ditambah 7 tahun.

Imam Mahdi dan Nabi Isa Memerangi Dajjal

Selesai sholat, Nabi Isa as berkata kepada semua jama’ah: “Bukakan pintu itu.” Mereka membuka pintu Masjid itu. Tiba-tiba terlihatlah Dajal dan di belakangnya ada 70,000 Yahudi lengkap membawa senjata.

Melihat Nabi Isa ada di dalam masjid itu, Dajjal tiba-tiba saja layu atau cair seperti cairnya garam disirami air. Dajjal itu lari terbirit-birit karena ketakutan. Nabi Isa bersama kaum Muslimin terus saja mengejarnya kemudian menjumpainya di Babu Luddi (Pintu Ludd). Dan di sanalah Nabi Isa as membunuh Dajjal.

Orang-orang Yahudi pun akan dikalahkan dan dibinasakan Allah pada waktu itu. Mereka mencoba lari dan bersembunyi tetapi semua benda tempat mereka bersembunyi akan pandai berbicara dengan seizin Allah. Benda-benda dimaksud termasuklah dinding, batu, pohon, dan sebagainya. Kalau ada orang Yahudi yang bersembunyi di balik mereka, benda-benda itu akan memberitahukannya. Jika mereka bersembunyi di balik batu, maka batu pun berkata: “Wahai hamba Allah yang beriman, di sini ada orang Yahudi, bunuhlah dia.” Begitu pula jika bersembunyi di balik pohon, kecuali pohon Ghorqod, dia itu pohon Yahudi.

Kemakmuran dan Kedamaian

Setelah kejadian itu, bumi menjadi damai. Tidak ada lagi perang. Tidak ada saling cemburu, dengki, saling memarahi dan mengganggu antara sesama makhluk Allah. Sehingga ada anak perempuan yang bermain-main dengan harimau dan harimau itu tidak menerkamnya. Serigala akan tinggal bersama domba, dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Seluruh dunia ketika itu diliputi oleh kedamaian, keamanan dan ketenteraman. Ketika itu, tidak ada yang disembah selain Allah.

Sumber: hotarticle.org